Bukti Nyata Teknis Fibonacci di Alam

Deretan angka fibonacci dan rasio emas dapat ditemukan di seluruh alam

Urutan nomor Fibonacci dan rasio emas sekarang ini digunakan oleh banyak pedagang cerdas. Kita bisa lihat bagaimana mereka dapat menghasilkan keuntungan besar dalam usaha perdagangan APAPUN.


Yang menjadi pertanyaan, bagaimana asal muasal deret Fibonacci sehingga menjadikan teori ini begitu berguna? Mari kita simak!

Urutan Fibonacci dicetak oleh seorang bernama Liber Abaci, namun yang pertama kali merintis teorinya adalah oleh Leonardo Fibonacci pada tahun 1202. Hal ini sekaligus memperkenalkan angka Hindu-Arab ke Eropa untuk pertama kalinya dan menggantikan angka Romawi. 


Deret Fibonacci pertama kali diaplikasikan untuk pertanyaan seperti di bawah ini :




Berapa banyak pasang kelinci dapat dihasilkan dari satu pasangan tunggal jika setiap bulan masing-masing pasangan menghasilkan sepasang baru? Dengan catatan, kelinci-kelinci baru dilahirkan pada bulan kedua setelah satu pasang kelinci induk kawin. Pertanyaan itu akhirnya dapat dipecahkan menggunakan deret Fibonacci dan rasio emas. Dan akhirnya menjadikan deret angka Fibonacci memiliki arti penting bagi seluruh dunia ilmu pengetahuan.


Setelah beberapa angka awal, perbandingan angka berapapun dalam deret ini, jika dibandingkan dengan angka yang lebih tinggi berikutnya adalah sekitar 0,618, dan jika dibandingkan dengan jumlah yang lebih rendah adalah 1,618. Angka perbandingan tersebut dikenal sebagai Golden Mean dan Golden Ratio.



Mempelajari deret angka bisa menjadi hal yang menyenangkan dan akan muncul di seluruh ilmu biologi, seni, musik, klimatologi, makhluk dan bahkan arsitektur. Contoh benda-benda alam yang menggunakan dasar Rasio Fibonacci adalah: cangkang bekicot, galaksi, angin topan, molekul DNA, bunga matahari dan masih banyak lagi objek yang terjadi di alam.

0 Response to "Bukti Nyata Teknis Fibonacci di Alam"

Post a Comment

Safelink + Slot Iklan atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Safelink + Slot Iklan bawah Artikel